Love Indonesia Project

Istilah LIP atau Love Indonesia Project adalah istilah yang dibuat oleh JOY International bagi tim yang dikirim bermisi ke Indonesia. Tim LIP sudah datang lebih dari lima kali sejak tahun 2000an. Tahun 2012, terakhir LIP berangkat dari Jogja ke Alor bersama 5 orang dari JOY Indonesia.

Tahun 2020 ini, Tim LIP dikirim ke Jogja untuk melayani bersama-sama menjangkau mahasiswa di Jogja selama lebih dari 7 hari.  3 hari berikutnya akan ke Bali untuk bermisi bekerjasama dengan Perkantas Denpasar dan akan kembali ke Korea pada tanggal 21 Feb 2020 dini hari.

  

Selama  di Jogja, JOY akan mengadakan kelas bahasa Korea di Student Center JOY selama 2 hari yakni Rabu dan Kamis. Di hari Jumat-nya, Korean Valentine Festival akan diadakan di Wisma Immanuel.

Bagi yang ingin join kelas bahasa Korea, silahkan mendaftarkan  di sini

[Tim Mission Trip]

#GENRE2020 Wrap Up

Selamat siang, kakak2 dan teman2 alumni…

Terima kasih untuk kesetiaannya mendukung persekutuan JOY terutama untuk #Genre2020 selama 4 hari kemarin di Wisma Duta Wacana Kaliurang.
Total Pengeluaran untuk Genre sebesar 19.628.417 dengan rincian 16jt (81.3%) didukung oleh Pendukung Korea, alumni mendukung 3.671.117 (18.7%).
Genre Kali ini diikuti oleh 43 orang dengan 9 orang baru.

Untuk Materi #Genre2020 – Daniel, bisa didownload di post sebelumnya  :

Materi Genre 2020

Terima kasih juga buat alumni yang sudah berpartisipasi mengikuti live di IG, memberi komentar bahkan terlibat sebagai juri selama Games Daniel tersebut.
Demikian info tentang Genre kali ini.
Tuhan berkati.

Salam JOY Spirit,
Jesus 1st, Others 2nd, You 3rd,
[Geti]

Antiokus Epifanes dkk

Kitab Daniel memberi rincian unik terkait sejarah dunia. Bayangkan, ratusan tahun sebelum sebuah negara kecil menaklukkan Persia yang perkasa itu, Daniel sudah melihat itu.

JOYer dari kalangan Katolik tentu tidak asing dengan kitab Makabee yang ada dalam Deuterokanonika. Jauh sebelum Yudas Makabee, anak imam itu lahir dan melancarkan revolusi, Gabriel sudah menyingkapkan hal itu dengan jelas.

Semua kisah di empat pasal terakhir di kitab Daniel secara terperinci menggambarkan seorang Raja nan Durjana bernama Antiokus yang dari keturunannya yang unik di utara dan selatan, melahirkan kisah sejarah yang seru.

Antiokus Epifanes inilah yang secara keji membakar korban bakaran babi kepada Dewa Zeus di Bait Suci Yerusalem. Antiokus inilah yang memberi luka paling dalam kepada orang Yahudi sampai zaman Yesus dan hingga saat ini.

Pak Son dalam uraian di Daniel pasal 10 menjelaskan kisah Antiokus Epifanes dengan sangat baik. Kitab Daniel tidak lagi dilihat melulu soal simbol-simbol membingungkan, angka-angka buta, penglihatan dan mimpi menyeramkan tentang akhir zaman. Lebih dari itu, kitab Daniel sekarang menjadi lebih menarik ketika kita tahu betapa Pengharapan ada di masa-masa sukar orang percaya. Allah setia terhadap anak-anakNya.

General Retreat JOY part 2 yang khusus menajamkan pasal 7-12 menjadi kesempatan berharga, melihat lebih dekat cara Allah bekerja melalui penyingkapan-penyingkapannya. [Igin]

General Retreat 2020 “Daniel The Prophet”

 

Merapi di pagi hari, 19 Jan 2020 tampak bersahabat menemani JOYer melakukan retreat di awal tahun. Sungguh hari yang cerah sejak 18 Jan siang ketika panitia dan peserta tiba di wisma Duta Wacana Kaliurang.

Tahun 2020 adalah tahun pembelajaran bagi persekutuan JOY seperti tahun 2019, semangat belajar dan diajar oleh Tuhan atau teachable spirit masih menjadi fokus. Oleh karena itu, memulai tahun ini dengan belajar berkala dari Daniel, sejak tahun lalu adalah langkah iman yang konkrit untuk me-recharge spirit bersama sebagai komunitas mahasiswa.

Tahun lalu, tidak banyak yang hadir di general retreat, hanya 50 orang. Tahun ini pun demikian, hanya sekitar 45 orang dengan 7 orang baru. Tanggal 18-21 Januari 2020 adalah tanggal yang dipilih Pak Son berdasarkan ketersediaan waktu di tengah padatnya aktifitas mobilisasi OMF meskipun kenyataannya tidak banyak JOYer yang sudah kembali dari kampung halaman dan selesai KKN pada tanggal tersebut.

Daniel, tokoh iman yang dijadikan panutan untuk dipelajari bersama. Tahun lalu, pak Son mengajarkan metode kiasmus sebagai metode efektif untuk belajar. Tahun ini, entah ide baru apa lagi yang akan beliau suguhkan.

Kita ikuti keseluruhan acara genre, baik sesi, games maupun outbound melalui ig joy.indonesia ya.

Terima kasih sudah setia mendukung pelayanan persekutuan JOY secara khusus genre 2020 ini. Tuhan memberkati.

Salam JOY Spirit, Igin & the staff