Fundraising JOY Anniversary

Salam Sejahtera untuk kita semua..

Dear All Joyers,

Sehubungan dengan akan diadakannya JOY Anniversary, maka kami dari Team Fundraising hendak menawarkan beberapa produk dari Alumni. Jika ada dari alumni yang memiliki produk jualan lain dan hendak di posting sebagai bagian dari gerakan Fundraising JOY, silahkan teman-teman menghubungi kami di no WA (08128628792-Kak Vera dan 081392187038-Bernat). Terima kasih. Tuhan memberkati

Regards,

Bernat Konduwes

Fundraising team

Stiker Label Waterproof

Retreat Encounter Journal – Day 2

Minggu pagi yang dingiinnn, lebih dingin dari hari kemarin. Setelah mandi dan saat teduh, kami sarapan bersama di ruang makan. Setelah sarapan kami bersiap-siap untuk ibadah. Tepat jam 9 ibadah dimulai dengan puji-pujian yang dipimpin oleh Ocha dan Astry. Firman Tuhan disampaikan oleh Mr. Yoon dari Matius 21:12-13. Saya diingatkan lagi bahwa moment ketika kita benar-benar mengalami perjumpaan dengan Tuhan akan secara otomatis membuat kita ingin menceritakannya kepada orang lain, sehingga orang lainpun mengenal dan berjumpa dengan Allah. Mr. Yoon mengingatkan lagi tujuan JOY ada di Jogjakarta adalah untuk menjangkau mahasiswa-mahasiwa yang belum mengenal Kristus sehingga semakin banyak orang yang mengenalNya.

Sesi pertama di hari ini dibawakan oleh mbak Riana yaitu sesi “Berpusat pada Kristus”. Sesi ini mengajak para leader untuk mengevaluasi kehidupan rohani masing-masing. Landasan firman Tuhan dari Efesus 6:10-20 tentang perlengkapan rohani mengajak kami untuk merefleksikan perlengkapan rohani apa dari kita yang sudah lama tidak diasah dan tumpul. Sesi ini juga mengingatkan bahwa disiplin rohani harus selalu dilatih ketika kita menjadi leader.

Selanjutnya kami makan siang bersama biar kuat menghadapi sesi-sesi selanjutnya. Sesi “How to level up” yang dibawakan oleh mas Sigit menekankan bahwa level up itu dimulai dari dalam diri sendiri, yaitu seberapa baik hubungan kita dengan Allah karena kepemimpinan di JOY adalah kepemimpinan rohani.

Sesi terakhir dari rangkaian retreat ini adalah sesi Encounter yang dibawakan oleh bang Sopar. Bang Sopar meneguhkan dan menantang kembali teman-teman leader untuk peran mereka sebagai leader di CG maupun di ministry. Ada 9 orang leader yang menyambut dengan baik tantangan yang diberikan. Mereka adalah Yosua, Edwin, Inda, Herlin, Oya, Vera, Anita, Oni dan Ester. Prosesi wisuda leader hari ini berjalan dengan penuh haru dan syukur. Ketika mendoakan mereka saya pun menangis, saya sungguh bersyukur karena hari ini saya bisa menyaksikan lagi penyertaan Tuhan bagi persekutuan JOY yaitu dengan tersedianya leader-leader baru yang mau belajar dan berjuang untuk melayani orang-orang yang Tuhan percayakan. Setelah para leader menerima medali dan sertifikat, kami foto bersama di taman depan villa. Waktu foto bersama ini menambah keceriaan dan keakraban diantara kami.

Setelah evaluasi, packing dan set-down, kami makan malam bersama. Sebelum pulang kami berdoa bersama. Perjalanan Bandungan ke Jogja kami tempuh selama kurang lebih 3 jam. Jalanan lumayan macet karena hari Minggu. Kami sampai di student center jam 8.55 wib dan sambil menyelesaikan jurnal ini teman-teman satu persatu pamit untuk pulang ke kost masing-masing.

Kebutuhan dana sebesar 2.685.000 yang kami butuhkan untuk retreat ini sudah tercukupi dari dukungan Mr. Yoon, kakak-kakak alumni dan kontribusi peserta. Terima kasih untuk rekan-rekan semua yang setia mendukung dalam doa dan dana sehingga acara pengangkatan dan peneguhan leader ini sudah bisa berjalan dengan baik. Selamat hari Minggu. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Salam JOY Spirit! [AG]

 

Retreat Encounter Journal – Day 1

Setelah selesai JFM, kami berangkat menuju villa milik Mr. Yoon di Bandungan dengan menggunakan 3 mobil. Acara ini diikuti oleh 22 orang termasuk staff dan 2 orang alumni staf dari Palangkaraya, mas Sigit dan kak Nelles yang bersedia menjadi pemateri di retreat Encounter tahun ini. Setelah sampai, kami langsung istirahat karena lelah yang melanda. Sabtu pagi kami dibangunkan dengan hawa dingin yang menyegarkan. Setelah berjuang untuk mandi pagi, saya bersaat teduh ditemani sinar matahari pagi yang malu-malu dan bunga-bunga yang cantik disekitaran taman villa.

Setelah saat teduh, kami berkumpul di ruang makan untuk sarapan bersama dengan dimulai dengan mars makan dan berdoa. Setelah sarapan, kami memulai sesi pertama oleh mbak Riana tentang evaluasi diri (level awareness). Teman-teman leader diajak mengevaluasi diri dan membangun kesadaran tentang diri dan pelayanan mereka. Setelah itu masing-masing diberi waktu untuk mencurahkan isi hati mereka tentang pergumulan dalam studi dan pelayanan, tentang ketakutan dan keraguan mereka. Ketika mendengar cerita para leader ini, saya dibawa flashback ke masa-masa saya melayani sebagai leader. Perasaan-perasaan itu juga pernah saya alami, sesi ini membuat saya belajar bahwa saya tidak sendiri, selalu ada orang-orang yang berjuang bersama dalam pelayanan yang Allah percayakan.

Siang ini kami makan dengan lauk ayam goreng dan tempe tahu. Setelah makan, kami beristirahat selama 1 jam dan tepat jam 2 siang kami menerima sesi kedua dari kak Gina tentang orientasi. Sesi ini menjelaskan tentang apa itu retreat Encounter dan keistimewaan menjadi leader. Tidak semua orang bisa berkesempatan menjadi leader dan pengalaman memimpin orang-orang yang ada di CG dan ministry adalah kesempatan yang langka dan berharga sehingga ini seharusnya menjadi ucapan syukur dan dilakukan dengan sebaik-baiknya. Menjadi leader saat ini adalah bekal berharga untuk masa yang akan datang.

Hujan yang mengguyur Bandungan sore ini menemani kami mendengarkan sesi selanjutnya tentang Biblical foundation dari bang Sopar. Kami belajar dari teladan Musa, yang dipilih Tuhan menjadi pemimpin atas orang Israel. Pada sesi ini bang Sopar mengajak para leader untuk sungguh-sungguh menggunakan waktu yang dipercayakan ketika memimpin untuk melayani dan mempersiapkan pemimpin selanjutnya. Diakhir sesi abang mengencourage dan mendoakan para leader yang saat ini masih merasa takut dan ragu untuk mengambil keputusan menjadi seorang leader di JOY.

Setelah sesi ini kami mandi sore biar makin cakep, dan selanjutnya makan malam bersama. Dengan perut yang sudah terisi lagi, kami diperlengkapi melalui sesi kak Nelles tentang “Qualifications of leader”. Ada beberapa kualifikasi yang dipaparkan kak Nelles, diantaranya memiliki growth-minded yaitu mindset yang mau terus bertumbuh dan belajar, driver-minded yaitu pemimpin yang bisa membawa orang-orang yang dipimpin kepada tujuan, memahami orang-orang yang dilayani, berani mengambil resiko, problem solver dan kualifikasi lainnya. Kak Nelles menutup sesi ini dengan mengajak kami semua untuk mengejar kualifikasi-kualifikasi ini dan mengingatkan bahwa proses menjadi ini akan terus berjalan.

Sesi terakhir hari ini adalah sesi testimony dan praise and worship yang dipimpin oleh mbak Riana, Ocha dan Astry. Empat orang leader memberi kesaksian mereka tentang pelayanan dan komitmen mereka. Sesi yang penuh keharuan ini ditutup dengan doa. Para pekerja mendoakan para leader bersama-sama. Sebelum tidur, kami masih berfellowship time di ruang makan sambil menikmati snack, susu dan kopi yang disediakan. Sabtu yang sejuk ini memberikan banyak pelajaran yang berarti. [AG]