#Genre2019 Report

Selamat pagi, kakak2 alumni…

Saya update terakhir info #genre2019 kemarin :

Terima kasih banyak untuk dukungannya khusus Genre tanggal 22-25 Jan 2019 lalu.

Kami bersyukur untuk 4 hari 3 malam belajar tentang “Daniel” yang difasilitasi oleh Pak Son.

Tercatat 51 JOYer (64% dari target) yang ikut serta termasuk 20 orang baru pertama kali ikut Genre.
Sepanjang semester ini, tetap akan ada follow up komitmen JOYers menanggapi pelajaran Daniel dan akan ada kesaksian JOYers pada Jumat 1 Feb (besok). Silahkan lihat live di IG dan FB ya.

Sebagai informasi, total realisasi adalah 21.853.113, alumni mendukung 36%-nya sebanyak 7.900.000.

Info lengkap realisasi :

REALISASI GENRE 2019 – REALISASI

Terima kasih sekali lagi atas dukungannya.
Tuhan memberkati!

Salam JOY Spirit,
Panitia #genre2019

#Genre2019 Journal 3

Bersyukur untuk Genre Hari ke-3.

Seperti hari kemarin kami memulai semua kegiatan dengan Quiet Time bersama kelompok pukul 07.00 – selesai, setelah itu kami sarapan bersama sebelum mengikuti sesi ke IV.

Hari ini dalam sesi ke IV, V dan VI kami belajar lebih dalam tentang kitab Daniel pasal 1-7 kami dituntun untuk kembali merenungkan lebih dalam tentang isi kitab Daniel dan sharing dalam kelompok.

Dari sesi ke IV dan V ini kami belajar tentang Visi Daniel dan teman-teman bagaimana mereka berpegang teguh untuk tetap menyembah Allah dalam segala situasi sekalipun harus menyerahkan nyawa mereka karena mereka percaya bahwa Allah selalu menyertai mereka.

Bukan tentang seberapa banyak yang percaya dan menyembah Allah saat itu tapi tentang bagaimana mereka menularkan keimanan mereka kepada banyak orang termasuk orang-orang yang masih menyembah dewa-dewa dijamannya.

Bersyukur dengan antusias teman-teman dalam mengikuti kegiatan GENRE 2019 ini apalagi saat memberikan perhatian dan menulis encourage untuk yang di-angel-in maupun teman-teman yang lain juga.

Setelah sesi V berakhir, teman-teman diberikan waktu untuk beristirahat dan sebagian besar memanfaatkan waktu istirahat untuk mempersiapkan yel-yel kelompok karena setelah itu kami akan bermain games bersama dan lomba yel-yel terbaik.

Games yang ada adalah bentuk pembelajaran eksperiensial (Experiential Learning) yang diramu dalam empat pos a.l menebak sayur2an yang bukan santapan raja, menebak dan mengintepretasi gambar berrantai, teka-teki, dan pasangan kata sesuai makna.

Pukul 15.00 peserta genre mulai bermain games dan ada 4 kelompok yang menampilkan yel-yel terbaiknya. Semua kelompok mempersembahkan yel-yel mereka dengan penuh semangat.

Lanjut sebelum masuk sesi ke VI kami memulai dengan praise and worship.

Sesi ke VI pak Son membahas lagi tentang rumus Kiasmus dan memberikan tugas tiap kelompok untuk menggali kesamaan penderitaan yang dialami Daniel dan Sadrakh, Mesakh, Abednego.

Pak Son sangat memahami bagaimana mengilustrasikan kitab Daniel dengan cara sederhana terutama dengan padanan cerita pribadi pak Son yang sesuai seperti kisah Jepang-Korea untuk memahami konteks jajahan Babilonia-Yehuda di zaman Daniel.

Setelah teman-teman selesai mengerjakan tugas di kelompok terkait persamaan seperti hari sebelumnya, kami minum susu dan dilanjutkan dengan cabin sharing dan rapat evaluasi panitia.

Bersukur untuk hari ini, kami semakin antusias dan semakin penasaran dengan isi kitab Daniel yang akan kami dapat di sesi selanjutnya. Tuhan memberkati.
#PanitiaGenre2019 (RA)

#Genre2019 Journal 2

Bersyukur untuk Genre hari kedua. Hari ini kami bangun jam 6 pagi, melawan dinginnya Kaliurang dengan mandi pagi walaupun mungkin ada yang gak sempat mandi hehehe…

Kami QT bersama pukul 07.00, ada 12 kelompok QT.

Kami belajar bersama tentang Karakter Daniel yang saat itu berada di pembuangan namun berkomitmen untuk tetap menjaga kekudusan dengan tidak mengikuti kebiasaan di Babel.

Setelah itu kami sarapan dan bersiap mengikuti sesi I dan II dari Pak Son. Bersyukur kami belajar dengan menemukan sendiri topik dari Kitab Daniel Pasal 1-7, kemudian sharing kelompok bersama dan mengungkapkan hasil itu di karton manila. Banyak kreatifitas yang muncul, mulai dari desain tulisan, gambar dan juga isi yang beraneka ragam.

Bersyukur melihat semangat teman-teman untuk belajar, saling sharing, dan bekerja sama mengekspresikan kreatifitas mereka.
Kami makan siang pukul 12.00 kemudian istirahat. Ada yang istirahat namun ada yg masih ngobrol, menghabiskan waktu bersama teman CG , Ministry, teman kelompok dan melayani sebagai angel seperti tradisi dari tahun ke tahun soal angel-angelan.

Setelah istirahat ada games membuat story board tentang kitab Daniel..
Peserta sangat antusias membuat karyanya di tiap kelompok, dengan kreatif mereka menggambar alurnya dan mempresentasikan di depan teman-teman lain dan dinilai oleh mbak Riana dan Kak Gina.
Setelah itu kami mandi-mandi cakep bagi yang berani mandi lagi..

Semua makan malam dengan sukacita dan mengikuti sesi ke 3 dari Pak Son.

Bersyukur ditolong untuk belajar cara mudah memahami Kitab Daniel yakni dengan Kiasmus.

Ada yang tahu itu apa? Pak Son memberikan pemahaman baru untuk melihat kitab ini dengan cara yang unik. Kritik literasi yang tepat dan sesuai gaya jaman sekarang.

Kami menutup sesi dengan berdoa ala Daniel, berlutut dan menghadap ke Yerusalem (arah barat).

Sungguh momen yang berkesan karena bisa belajar dari tokoh Daniel.
Kami mengakhiri hari kedua Genre dengan minum susu dan Cabin Sharing serta ada evaluasi panitia.

Bersyukur untuk hari ini, semoga besok dan seterusnya tetap pengalaman iman baru yang kami dapat dari Genre.
Tuhan berkati.
#PanitiaGenre2019. (SF)

#Genre2019 Journal 1

Bersyukur walau pagi mendung gerimis di Jogja tetapi semua bangun dengan sukacita mempersiapkan Genre hari pertama.

Ada 12 orang panitia yang berangkat lebih dulu pukul 7 pagi membawa peralatan dan untuk mempersiapkan Wisma Kinasih tempat acara Genre.

Peserta Genre dan beberapa panitia berangkat pukul 12.00 dari Student Center JOY (SC) menggunakan motor, mobil APV dan Kijang. Total peserta Genre kali ini 50 orang atau 62,5% dari target kita 80 orang karena banyak JOYer yang masih liburan dan terjebak mahalnya tiket di akhir Januari sehingga susah diijinkan orang tua kembali lebih awal.

Ada 13 orang yang baru pertama kali ikut Genre, harapannya mereka juga bisa menikmati acara, bisa mengenal banyak teman baru, dan yang paling penting, bisa mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan melalui kesempatan belajar tentang Daniel.

Bersyukur perjalanannya lancar walaupun ramai dan sedikit macet karena pembangunan underpass sembari disertai gerimis.
Tiba di wisma Kinasih pukul 13.00 WIB, peserta mulai registrasi kemudian dilanjutkan dengan game perkenalan. Briefing dan peraturan Genre disampaikan oleh Kak Astry selaku Koordinator Genre 2019, sementara penjelasan tentang talent show dan tradisi angel-angelan, disampaikan oleh Panitia Acara. Pukul 16.00 peserta menikmati snack bersama sambil menyiapkan talent show dilanjutkan dengan mandi-mandi cakep.

Pukul 17.30 ada opening dari Kak Geti tentang Yesus yang menyediakan waktu untuk berserah kepada Bapa di saat ada tekanan. Yesus menjadi teladan bagi kita untuk menyediakan waktu khusus yang berkualitas dengan Allah di dalam situasi apapun yang kita hadapi.

Setelah itu kami semua menikmati talent show, ada banyak ide kreatif yang disalurkan lewat setiap tema yang diberikan, sangat menghibur kami semua.
Sebelum menikmati malam dingin di Kaliurang kami minum susu, cabin sharing bersama. Terima kasih untuk hari ini, bersyukur karena kasih dan penyertaan Tuhan nyata bagi kami semua.
Sampai nanti di cerita Genre besok,
Tuhan memberkati. #Panitia Genre (SF)

Hit Them With The Truth!

Tidak terasa sudah seminggu berlalu di awal 2019. Pastinya sudah ada hal baik yang direncanakan di awal tahun ini, bagian dari proses bertumbuh ketika menjadi semakin serupa dengan Kristus.

JOY Fellowship pun memulai tahun 2019 dengan merecharge anggota dan pekerjanya dengan cara menarik diri lewat retreat awal tahun yang dikenal dengan sebutan Genre, singkatan dari General Retreat.

Genre selalu menjadi kesempatan bagi JOYer untuk merefleksikan diri, memulai bersama-sama dengan Kristus sebagai satu komunitas.

Tahun ini, Genre secara khusus mengajak kita untuk belajar tentang seorang yang penuh integritas dan dedikasi, seorang muda yang dipakai Tuhan di tiga generasi Raja besar, seorang yang dipercayakan hal-hal besar karena kesetiaannya pada Tuhan.

Kisah Daniel lebih sering diidentikkan dengan kisah di kandang singa. Namun, dengan belajar selama 4 hari dari tanggal 22-25 Jan, tentunya bukan hanya itu yang akan melekat pada ingatan masing-masing JOYer bukan?

Di awal tahun ini, sembari menunggu tanggal 22 Januari, mari memulai langkah kecil dengan Quiet Time (QT) dari Daniel pasal 1.

Satu pasal satu hari, setidaknya sampai tanggal 22 nanti, kita punya sedikit gambaran, segudang pertanyaan untuk digali bersama-sama, direnungkan secara mendalam dan dicarikan aplikasi yang tepat sebagai bahan bakar rohani kita memulai semester yang baru.

Go Daniel! Hit them with the truth!

Selamat membaca!

(Panitia Genre 2019)