International JOY Conference (Journal 2)

Tanggal 30 juli 2018

Hari ini kami bertiga mulai mengikuti international joy conference yang diadakan sampai tanggal  2 Agustus di satu pulau bernama Mu Eui, di dekat bandara Incheon. International Joy Conference dihadiri oleh staf joy dari 5 negara yaitu Indonesia (3 orang), China (19 orang-dari 3 kota di china), Cambodia (6 orang), Vietnam (1 orang), Korea (10 orang) jadi totalnya 40 orang dan 9 orang pembicara

Suasananya sangat terasa JOY-nya. Meskipun ada keterbatasan bahasa dengan menggunakan bahasa inggris dengan kemampuan yang berbeda-beda, kami merasakan sukacita dan kesatuan. Acara awal di pimpin oleh Pak Joshua Kyung dengan bersama-sama menyanyikan Joy Anthem Song. Sebuah lagu yang semakin mempersatukan kita dalam spirit yg sama. Pak Kyung juga mengajak kita menyanyikan lagu I have a joy in my heart.

Setelah itu Mr Sang Woong Lee memberikan open worship dengan tema suffering and glory. Ayatnya di ambil dari 1 Petrus 5:1-7. Surat ini ditulis untuk semua orang kristen diaspora yang berada di asia kecil di mana mereka mengalami penderitaan. Petrus meng-encourage mereka yg menderita karena Kristus. Petrus memulai encourage-nya dengan memperkenalkan dirinya sendiri.

“Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.”

Kata penatua di sini berarti ‘leader’ di dalam gereja. Petrus menyebutkan diri sebagai teman penatua menunjukkan dia sama dengan pendengarnya. Itu berarti bahwa ia juga melayani dan dalam situasi yang sama: menderita dan mengalami kesusahan. Dalam menghadapi penderitaan fokuslah pada kesamaan bukan perbedaan. Bersama kita bisa mengatasi penderitaan.
Hal kedua yang kita pelajari dari 1 Petrus ini adalah menggembalakan kawanan domba Allah dengan ketulusan bukan mencari kepentingan sendiri. Ketiga melayani dengan kerendahan hati. Terakhir kita diingatkan utk menyerahkan segala kekuatiran kepada Allah.

Setelah sesi ini Pak kyung meminta masing-masing tim memperkenalkan diri di depan. Setelah itu, berfellowship time dengan makan malam bersama. Makan makanan korea pastinya 😁
Setelah makan ada praise and worship dan kemudian kami bersama mnegadakan evening meeting yang dibawakan oleh David Taiwoong Lee yang termasuk pendiri JOY Mission (Korea). Ia membagikan materi tenang strategi for JOY Mission.

Beliau mengingatkan lagi tentang hal dasar yang ada dalam melakukan pemuridan yg diambil dr kis 2:42-47 yaitu firman, doa, komunitas, melayani dan penginjilan. Setelah itu kami break dengan makan buah cerry dan yogurt, serta yg paling penting saat itu menjadi saat berfellowship time mengenal masing-masing JOYer di negara masing-masing.
Setelah break kami di bagi menjadi 4 kelompok dan memainkan permainan bingo yang membuat semakin mengenal satu dengan yang lain. Secara pribadi saya merasa terberkati dengaan hari pertama ini bisa mengenal satu sama lain, bersukacita dan merasa bahwa kita tidak berjuang sendiri ada orang -orang yang berjuang untuk menjangkau mahasiwa juga di negara yg lain. Hari pertama yg menyenangkan! [RN]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *