#Genre2019 Journal 3

Bersyukur untuk Genre Hari ke-3.

Seperti hari kemarin kami memulai semua kegiatan dengan Quiet Time bersama kelompok pukul 07.00 – selesai, setelah itu kami sarapan bersama sebelum mengikuti sesi ke IV.

Hari ini dalam sesi ke IV, V dan VI kami belajar lebih dalam tentang kitab Daniel pasal 1-7 kami dituntun untuk kembali merenungkan lebih dalam tentang isi kitab Daniel dan sharing dalam kelompok.

Dari sesi ke IV dan V ini kami belajar tentang Visi Daniel dan teman-teman bagaimana mereka berpegang teguh untuk tetap menyembah Allah dalam segala situasi sekalipun harus menyerahkan nyawa mereka karena mereka percaya bahwa Allah selalu menyertai mereka.

Bukan tentang seberapa banyak yang percaya dan menyembah Allah saat itu tapi tentang bagaimana mereka menularkan keimanan mereka kepada banyak orang termasuk orang-orang yang masih menyembah dewa-dewa dijamannya.

Bersyukur dengan antusias teman-teman dalam mengikuti kegiatan GENRE 2019 ini apalagi saat memberikan perhatian dan menulis encourage untuk yang di-angel-in maupun teman-teman yang lain juga.

Setelah sesi V berakhir, teman-teman diberikan waktu untuk beristirahat dan sebagian besar memanfaatkan waktu istirahat untuk mempersiapkan yel-yel kelompok karena setelah itu kami akan bermain games bersama dan lomba yel-yel terbaik.

Games yang ada adalah bentuk pembelajaran eksperiensial (Experiential Learning) yang diramu dalam empat pos a.l menebak sayur2an yang bukan santapan raja, menebak dan mengintepretasi gambar berrantai, teka-teki, dan pasangan kata sesuai makna.

Pukul 15.00 peserta genre mulai bermain games dan ada 4 kelompok yang menampilkan yel-yel terbaiknya. Semua kelompok mempersembahkan yel-yel mereka dengan penuh semangat.

Lanjut sebelum masuk sesi ke VI kami memulai dengan praise and worship.

Sesi ke VI pak Son membahas lagi tentang rumus Kiasmus dan memberikan tugas tiap kelompok untuk menggali kesamaan penderitaan yang dialami Daniel dan Sadrakh, Mesakh, Abednego.

Pak Son sangat memahami bagaimana mengilustrasikan kitab Daniel dengan cara sederhana terutama dengan padanan cerita pribadi pak Son yang sesuai seperti kisah Jepang-Korea untuk memahami konteks jajahan Babilonia-Yehuda di zaman Daniel.

Setelah teman-teman selesai mengerjakan tugas di kelompok terkait persamaan seperti hari sebelumnya, kami minum susu dan dilanjutkan dengan cabin sharing dan rapat evaluasi panitia.

Bersukur untuk hari ini, kami semakin antusias dan semakin penasaran dengan isi kitab Daniel yang akan kami dapat di sesi selanjutnya. Tuhan memberkati.
#PanitiaGenre2019 (RA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *