Antiokus Epifanes dkk

Kitab Daniel memberi rincian unik terkait sejarah dunia. Bayangkan, ratusan tahun sebelum sebuah negara kecil menaklukkan Persia yang perkasa itu, Daniel sudah melihat itu.

JOYer dari kalangan Katolik tentu tidak asing dengan kitab Makabee yang ada dalam Deuterokanonika. Jauh sebelum Yudas Makabee, anak imam itu lahir dan melancarkan revolusi, Gabriel sudah menyingkapkan hal itu dengan jelas.

Semua kisah di empat pasal terakhir di kitab Daniel secara terperinci menggambarkan seorang Raja nan Durjana bernama Antiokus yang dari keturunannya yang unik di utara dan selatan, melahirkan kisah sejarah yang seru.

Antiokus Epifanes inilah yang secara keji membakar korban bakaran babi kepada Dewa Zeus di Bait Suci Yerusalem. Antiokus inilah yang memberi luka paling dalam kepada orang Yahudi sampai zaman Yesus dan hingga saat ini.

Pak Son dalam uraian di Daniel pasal 10 menjelaskan kisah Antiokus Epifanes dengan sangat baik. Kitab Daniel tidak lagi dilihat melulu soal simbol-simbol membingungkan, angka-angka buta, penglihatan dan mimpi menyeramkan tentang akhir zaman. Lebih dari itu, kitab Daniel sekarang menjadi lebih menarik ketika kita tahu betapa Pengharapan ada di masa-masa sukar orang percaya. Allah setia terhadap anak-anakNya.

General Retreat JOY part 2 yang khusus menajamkan pasal 7-12 menjadi kesempatan berharga, melihat lebih dekat cara Allah bekerja melalui penyingkapan-penyingkapannya. [Igin]

Leave a Reply

Your email address will not be published.