Lebaran dan New Normal

Masih dalam suasana off dan wfh, lebaran kali ini dipantau melalui media social. Dikutip dari Harian Tribun Jogja, Malam idul fitri masih tetap ramai bahkan Malioboro titik nol masih padat merayap.

Mungkin karena itulah, Sultan Hamengku Buwono X selaku kepala DIY pada tanggal 27 Mei 2020 mengeluarkan surat keputusan Gubernur nomor 121/KEP/2020 tentang penetapan perpanjangan status darurat bencana covid-19 di DIY. Dalam SK tersebut, disampaikan perpanjangan hingga 30 Juni mendatang.

Situasi ini memberi dampak juga terhadap pelayanan persekutuan JOY. Dari rencana awal WFH dilakukan dan diperpanjang hingga 29 Mei, akhirnya harus diperpanjang lagi hingga akhir Juni mendatang.

Selain status darurat covid yang diperpanjang, berbagai persiapan “new normal” juga sudah dilakukan oleh beberapa kampus di Jogja. Bahkan, dikti dalam laman resminya dengan judul “Menyiapkan Normal Baru Pasca Pandemi COVID-19”, telah menginisiasi bentuk Merdeka Belajar sebagai bagian dari normal baru mendatang. Artinya kampus akan mengurangi pertemuan offline, melanjutkan pertemuan online, dan jurusan dengan spesialisasi yang telah mengaplikasikan dan mengasah kompetensinya akan di-SKSkan. Sebuah langkah yang berani!

Situasi tentu akan berubah setelah Juni mendatang. Oleh karena itu, JOY perlu agile dengan perubahan yang ada. Beberapa media masa bahkan sudah menginisiasi The New Normal sebagai gerakan baru. Meskipun kita sendiri belum menemukan bentuk baku.

JOY dalam kerangka agility-nya, akan mengusahkan kebiasaan baru. Tentunya secara bertahap, dimulai dari pertemuan hingga perilaku bersih dan sehat diantaranya :

  • Pertemuan selama dua minggu pertama adalah pertemuan staff, artinya hanya staff yang boleh di Student Center. Aktivitas Cellgroup dan Ministry masih bersifat online
  • Core Members Meeting (CMM) akan diadakan segera setelah pemerintah mengumumkan batasan jumlah pertemuan yang sesuai. Dalam perencanaan, CMM akan dilakukan di student Center dengan perkiraan peserta 30-35 orang (perkiraan 11 Juli 2020). CMM bertujuan untuk membahas perubahan-perubahaan penting tsb sekaligus fellowship time
  • Aktifitas Cellgroup akan diadakan di Student Center dengan pengaturan jadwal (shift) mulai pertengahan Juli (Jika The New Normal sudah berlaku di Jogja)
  • Mass Meeting dalam hal ini Friday Meeting dan Ministry Day akan dilakukan setelah Pemerintah mengumumkan ijin pertemuan dengan batasan lebih dari 80 orang.
  • JOY akan membuat temporary washstand untuk memulai kebiasaan mencuci tangan, selain mewajibkan memakai masker di Student Center.

Perencanaan JOY ini bisa saja berubah mengingat situasi di Indonesia terutama kebijakannya mudah berubah-ubah. Namun, staff JOY melakukan yang terbaik, dengan hikmat dari Tuhan untuk terus mendampingi, mengembangkan dan melayani mahasiswa yang sudah Tuhan percayakan.

 

(catatan rapat Kadep Mei 2020)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *